Serangan Israel terhadap Palestina yang mengakibatkan banyak korban jiwa terutama anak-anak, seharusnya membuat warga dunia berempati dan melakukan GERAKAN PEMBELAAN terhadap Palestina. Ini bukan masalah agama tetapi masalah kemanusiaan. Dimana peran PBB, OKI, ASEAN dan organisasi-organisasi dunia lainnnya. Haruskah tunduk pada hegemoni Yahudi ataukah memang organisasi dunia sudah menjadi kambing congek yang hidungnya sudah ditali sehingga tidak bisa melakukan tindakan apapun.

Yok…..warga dunia paling tidak melalui para bloger, hari ini kita tulis dimasing-masing blog bahwa kita Mengutuk Keras serangan Israel terhadap Palestina sebagai wujud paling kecil kita dalam berempati terhadap masalah ini.

Biang kerok kekacauan dunia saat ini tidak lain dan tidak bukan adalah zionis israel. Benar kata Ahmadinezad (Presiden Iran) seharusnya Israel dihapuskan dalam peta dunia. Dan kita berharap lahir kembali ahmadinezad-ahmadinezad dibelahan dunia lain yang berpikir dan mempunyai keberanian terhadap hegemoni Amerika (baca Yahudi).

Menjadi pertanyaan kita bersama apakah tentara-tentara Israel yang melakukan penyerangan ke Palestina murni tentara Israel ataukah Tentara Amerika yang diberi seragam Tentara Israel. Bukankah penduduk Israel tidak sebanding dengan jumlah tentaranya. Hayo siapa yang bisa membuktikan?

Dukungan terhadap mujahid-mujahid dari seluruh dunia Islam untuk berjihad di jalan Allah yang melakukan pembelaan langsung terhadap tanah palestina (didalamnya ada masjidil Aqso) wajib dilakukan, paling tidak kita dengan bermunajat kepada Allah untuk kemenangan mereka. (Allahu akbar-Allahu Akbar)

Dalam forum ini saya memberikan sebuah apresiasi besar kepada Presiden Republik Indonesia yang mendesak PBB untuk melakukan Resolusi terhadap Israel. Tetapi yang menjadi pertanyaan apakah hanya sebatas itu?. Diperlukan sebuah tindakan konkrit umpamanya menggalang seluruh negara-negara PBB untuk merombak sistem Veto yang dimiliki oleh negara-negara pendiri PBB. Hak Veto inilah yang menjadikan lembaga PBB tidak bertaji menghadapi persoalan-persoalan keadilan dunia. Karena diketahui bersama Hak Veto ini lebih sering digunakan oleh Amerika daripada negara pemilik hak veto lainnya.