PANGGUNG SIMPONI
By. Bijak Pulon

Raja dikala terang beranjak tidur
Diperaduan empuk istana ufuk timur
Hari berselimut gelap
Sudut langit di punggung Dempo
Ratu malam mengintip mesra
Kedipan sabitnya bergairah sangat

Pertunjukan di mulai
Panggung simponi jangkrik, kodok, ular dan burung malam
Diiringi alunan klasik ayek sungai Dempo
Sesekali suara basnya meninggi
Tertata setiap sudut lighting laron
Joget, disko dan tari ribuan nyamuk

Pemilik alam tersenyum
Satu kuasa-Nya tampak
Tak tertandingi
Tafakur aku
Ooh …………..!

“Sesungguhnya di balik pergantian siang dan malam
Terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berpikir”

11 Maret 2006